6 Jenis Pijat untuk Membantu Mengatasi Pegal Linu

6 Jenis Pijat untuk Membantu Mengatasi Pegal Linu,- Rasa pegal linu yang timbul pastinya akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pegal linu bisa timbul ketika otot menegang atau mengalami cedera akibat stres, olahraga, atau aktivitas fisik yang berlebih. Selain obat pegal linu, terapi pijat merupakan salah satu solusi yang juga cukup banyak dipilih untuk mengatasi pegal linu.

Pijatan memang dipercaya dapat membantu mengurangi pegal linu di tubuh. Biasanya pijatan melibatkan gerakan menekan, memijat, atau memanipulasi otot dan jaringan lunak lainnya dengan tangan dan jari. Terkadang lengan atas, siku, atau kaki juga digunakan untuk memijat bagian tubuh yang terasa pegal.

Nah, berikut ini 6 jenis pijat untuk membantu mengatasi pegal linu yang perlu Anda ketahui :

  • Refleksologi

Refleksologi atau yang lebih dikenal dengan pijat kaki, merupakan pemijatan dengan menggunakan tangan, dan tekanan ibu jari serta jari lainnya. Pijat ini bertujuan untuk menstimulasi titik-titik tertentu pada kaki. Bagi mereka yang bekerja dengan lebih banyak berdiri/duduk, atau yang sedang dalam kondisi kelelahan, pijatan ini bisa memberikan efek relaksasi.

  • Pijat Swedia

Pijat jenis ini merupakan pijat yang sering dipraktikan. Teknik pijatan ini tergolong sederhana, yaitu dengan menggunakan tekanan lembut dan memanjang seperti sedang menguleni adonan, yang dikombinasikan dengan gerakan memutar pada lapisan otot atas.

Empat gerakan pijat Swedia yang sering dilakukan, yaitu effleurage (gerakan lembut), petrissage (gerakan meremas artau menguleni), friction (gerakan melingkar), dan tapotement (gerakan memukul dengan kedua pinggir tangan ditangkup). Pijatan ini dapat membuat otot-otot menjadi rileks. Jika Anda tidak pernah atau jarang dipijat, umumnya tidak masalah dengan pijat Swedia.

  • Pijat olahraga

Pijat olahraga biasanya dilakukan sebelum, selama, atau setelah acara olahraga berlangsung. Tekniknya menggunakan kombinasi dari berbagai jenis pijatan. Pijatan ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas serta mencegah dan memulihkan cedera pada sistem otot sesuai jenis olahraga yang dilakukan. Walaupun demikian, Anda tidak perlu menjadi atlet profesional untuk mencoba jenis pijatan ini.

Artikel Terkait :

Cara Lain Atasi Pegal Tanpa Pijat
Mengurangi Nyeri Sendi dengan Relaksasi

  • Pijat jaringan dalam

Pijat jaringan dalam sangat baik untuk meredakan area tubuh yang terasa nyeri dan kaku. Pijatan inin baik untuk otot yang tegang, nyeri, atau mengalami cedera seperti terkilir/keseleo, serta memperbaiki postur tubuh.

Pemijatan jenis ini dilakukan dengan menggunakan gerakan lambat serta tekanan dalam dan keras yang dipusatkan di titik-titik tertentu pada otot, tendon, atau jaringan lain dibawah kulit. Biasanya ini akan menyisakan nyeri selama 1-2 hari.

  • Pijat Shiatsu

Dalam bahasa Jepang, Shiatsu adalah menekan dengan jari. Pada pijat Shiatsu, pemijat menggunakan tekanan berirama pada titik-titik tertentu tubuh yang mengikuti sistem meridian akupuntur dan acupressure.

Tekanan ditahan selama 2 sampai 8 detik untuk melancarakn aliran dan mencapai keseimbangan energi. Selain membuat relaks, pijat shiatsu juga tidak menimbulkan sensasi nyeri setelahnya.

  • Pijat ibu hamil

Pijat jenis ini semakin populer di kalangan ibu-ibu hamil. Pijatan yang disebut juga pijat prenatal ini sangat membantu ketika obat-obatan dan pilihan lainnya terbatas. Pijatan ini dapat meredakan stres, mengurangi pembengkakan lengan dan kaki, serta mengurangi nyeri otot dan sendi yang muncul akibat kehamilan.

Pastikan Anda hanya dipijat oleg terapis yang telah terlatih untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jika setelah melakukan pijatan pegal linu tidak kunjung reda, maka sebaiknya segeralah ke dokter untuk melakukan pemeriksaan secara lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*