Anak Pegal Linu Selama Seminggu, Itu Tanda Bahaya

obatpegallinu.com,- Pegal linu adalah salah satu keluhan yang sering dialami oleh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Biasanya untuk mengatasi pegal linu, pijat merupakan terapi yang banyak dipilih. Walaupun begitu, tidak semua keluhan pegal linu butuh di pijat. Pasalnya, bisa jadi pegal linu yang timbul merupakan tanda bahaya,terutama pada anak-anak.

Hati-Hati Jika Anak Pegal Linu Selama Seminggu, Itu Tanda Bahaya

Anak Pegal Linu Selama Seminggu, Itu Tanda Bahaya

Menurut dokter Mouli Edward SpOT(K), pegal linu yang terjadi selama seminggu lebih pada anak tidak boleh terus diabaikan, apalagi di pijat. Pasalnya, bisa jadi kondisi tersebut merupakan tanda adanya osteosarkoma pada anak. Itu merupakan salah satu jenis kanker tulang. Selain linu yang berkepanjangan, osteosarkoma juga ditandai oleh adanya nyeri, bengkak, dan kerapuhan tulang.

Nyeri yang timbul umumnya terjadi di ekstremitas (alat gerak) dekat sendi. Selain nyeri, biasanya penderita osteosarkoma akan mengalami pembengkakan pada daerah dekat persendian. Sayangnya, banyak yang salah paham mengenai nyeri dan bengkak tersebut.

Biasanya, ara orangtua baru menyadari gejala-gejala yang dialami oleh anak tersebut ketika anak mengeluh terbentur atau di jegal teman. Tidak jarang, banyak yang datang dengan fraktur atau patah tulang. Mouli menegaskanĀ  bahwa setelah terserang osteosarkoma, tulang akan rapuh. Lebih jelasnya, di hasil X-ray tulang tampak berserabut.

Spesialis orthopaedi dan traumatologi itu menjelaskan bahwa banyak orang yang cenderung memilih pijat ketika timbul pegal dan bengkak. Padahal, jika dipijat tumor berpotensi semakin berkembang. Pijatan akan menekan tumor, sehingga sel-sel tersebut bakal berpindah ke tempat lain.

Baca Juga : Solusi Atas Pegal Linu Akibat Pekerjaan Rumah

Lebih parah lagi, jika sipenderita membaluskan parem di bagian tubuh yang bengkak tersebut. Parem, terutama yang terbuat dari herbal yang bersifat menghangatkan bisa memperparah kondisi inflamasi (peradangan). Hal tersebut bisa berbahaya jika pembengkakan sudah parah atua parem terlalu sering dibalurkan. Radang akan semakin parah, sehingga timbul luka atu rasa panas yang tidak nyaman.

Perlu beberapa tahan pemeriksaan untuk menangani osteosarkoma. Pasien harus melalui pengecekan radiologi dan patologi. Kemudian, baru bisa ditentukan penanganan apa yang tepat. Tidak hanya itu, tahapan-tahapan tersebut juga digunakan untuk mengetahui staging tumor yang bersarang di tubuh pasien.

Semakin awal diketahui, maka akan semakin besar pula peluang anggota gerak kembali pulih seperti sebelumnya. Namun sayangnya, banyak yang terlambat mengatasinya. Bengkak sudah parah, dan kebanyakan pasien telah menjalani pemijatan. Jika sudah di stadium IIB atau III, maka ketahanan lima tahun (five years survival rate) hanya berkisar 60-70%.

Padahal, jika diketahui lebih awal, pasien bisa sembuh tanpa operasi atau rekonstruksi. Bahkan fungsinya bisa menyerupai kondisi normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*