Cara Menurunkan Risiko Radang Sendi dengan Ekstrak Kencur

Cara Menurunkan Risiko Radang Sendi dengan Ekstrak Kencur,- Radang sendi atau osteoarthritis merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh masyarakat, terutama oleh mereka yang sudah memasuki usia lanjut. Penyakit ini umumnya bisa menyebabkan kecacatan fisik, terutama pada lutut. Dan penderitanya biasa mengeluhkan rasa sakit yang teramat pada sendi.

Untuk mengatasinya, biasanya sebagian besar penderita akan menggunakan obat radang sendi yang di jual di apotik. Namun, selain itu, ternyata ada cara lain yang juga bisa dilakukan untuk membantu mengatasi radang sendi, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang bisa kita temukan di sekitar kita.

Diantara banyaknya bahan-bahan alami yang bermanfaat sebagai obat, kencur merupakan salah satu diantaranya. Kencur merupakan tanaman herbal yang sudah banyak digunakan sebagai obat alternatif berbagai penyakit. Tidak hanya bermanfaat sebagai penambah nafsu makan, kencur juga sangat bermanfaat untuk mengatasi masalah radang sendi secara alami.

Hal ini disebabkan karena didalam kencur terkandung kurkumin yang mampu bekerja sebagai antiradang, dimana antiradang inilah yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri serta radang sendi tersebut.

Hal ini juga diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof DR Dr Nurpudji A. Taslim, MPH, SpGK (K), dosen sekaligus klinisi dan guru besar Universitas Hasanuddin, Makassar menyebutkan jika pemberian kencur yang telah diekstraksi bisa menurunkan risiko radang sendi.

“Sekarang untuk meyakinkan apakah ini benar ada manfaatnya dibandingkan pemberian obat yang setara, yang sekarang digunakan misal meloxicam. Ternyata hasilnya ini tidak jauh beda, sama-sama menurunkan. Jadi pemakaian herbal yang berbahan dasar kencur saja itu sudah banget,” tutur Prof Pudji.

“Jadi pasien-pasien itu adalah semua orang yang sudah didiagnosis baik dari gejala maupun dari foto radiologi atau rontgen dengan osteoarthritis yang diberikan ekstrak kencur. Jadi ekstraknya yang diambil kemudian dikapsulkan lalu diberikan ke orang-orang dengan osteoarthritis,” lanjutnya lagi.

Prof Pudji juga mengatakan jika kencur memang sudah diakui oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai herbal asli Indonesia. Namun, ia belum mengetahui apakah tanaman obat herbal tersebut sudah dipatenkan atau belum. Karena, menurutnya kencur mudah tumbuh di Indonesia dan memiliki manfaat yang sangat besar, tentu saja ini harus segera dipatenkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*