Manfaat Daun Gatal Papua untuk Bantu Hilangkan Pegal

Manfaat Daun Gatal Papua untuk Bantu Hilangkan Pegal,- Pengobatan herbal dengan memanfaatkan bahan alami saat ini masih menjadi andalan masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang berada di daerah. Diantara banyaknya tanaman herba, daun gatal Papua merupakan salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi gangguan kesehatan.

Daun gatal meruapkan salah satu mutiara terpendam dari Tanah papua yang sudah terbukti khasiatnya sebagai obata lternatif kesehatan masyarakat lokal Biak. Daun gatal merupakan tumbuhan alam hutana sli Papua dari famili Urticaceae yang memiliki bulu atau duri halus di permukaan daun.

Daun gatal merupakan obat yang efektif dan dipercaya dapat menyembuhkan beberapa gangguan kesehatan, seperti pegal-pegal, kurang enak badan, nyeri, sakit perut, sakit kepala, dan masih banyak lagi.

Salah satu keunikan dari daun gatal ini jika digosokkan akan menimbulkan gatal-gatal pada kulit, namun ketika selesai digunakan pada badan maka lelah akan hilang dan badan kembali segar.

Sudah sejak puluhan tahun atau turun temurun daun gatal sudah digunakan masyarakat Papua menjadi obat alternatif untuk menghilangkan rasa capai dan sakit. Budayawan Papua, Septinus Rumaseb juga menyebutkan jika daun gatal yang dihasilkan dari hutan Papua sudah digunakan masyarakat loka sebagai obat alternatif kelelahan karena kesibukan bekerja seharian.

Daun gatal banyak ditemukan di hutan-hutan Tanah Papua dan tumbuh subur secara liar. Masyarakat asli Papua sering menggunakan daun gatal untuk mengobati pegal-pegal di seluruh bagian tubuh.

Septinus menyebutkan bahwa penggunaan daun gatal ini biasanya dilakukan dengan cara menggosokkan secara langsung pada bagian tubuh yang terasa pegal dan lelah. Bahkan, daun gatal juga disebutkan bisa membantu proses persalinan dan bermanfaat sebagai obat penghilang rasa nyeri pada ibu yang akan melahirkan.

Secara medis, daun gatal memang dapat mengatasi hal-hal tersebut. Secara ilmiah tumbuhan famili Urticaceae ini umumnya memang memiliki kandungan kimiawi, seperti monoridin, trytophan, histidine, alkaloid, flavonoid, asam forminat, dan authraguinones.

Asam semut ini sendiri terkandung didalam kelenjar “duri-duri” di permukaan daun. Ketika duri-duri tersebut mengenai tubuh, maka asam semut kelenjar tersebut terlepaskan dan memengaruhi terjadinya pelebaran pori-pori tubuh.

Pelebaran pori-pori ini rupanya merangsang peredarand arah. Itulah sebabnya mengapa pemanfaatan daun gatal-gatal umumnya untuk membantu mengatasi pegal-pegal atau membuat orang merasa lebih baik.

Bahkan tanaman daun gatal sebagai produk asli hutan alam Papua ini sudah dapat dibudidayakan oleh sebagian warga asli sebagai bahan obat alternatif, untuk mencegah sakit, rematik, dan pegal-pegal.

Berdasarkan hasil penelitian, selain baik untuk kesehatan, daun gatal juga dapat dikembangkan menjadi bahan pengawet alami makanan.

 

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*