Mengapa Menekuk Jari yang Pegal Bisa Mengeluarkan Bunyi?

Mengapa Menekuk Jari yang Pegal Bisa Mengeluarkan Bunyi?,- Kita pasti pernah menekuk jari-jari tangan saat sedang pegal. Biasanya kita melakukannya agar jari-jari terasa lebih nyaman dan tidak pegal lagi. Saat menekuk jari-jari tersebut, terkadang kita sering mendengar bunyi ‘krek’ hingga akhirnya memberikan sensasi relaksasi tersendiri.

Lalu, mengapa menekuk jari yang pegal bisa mengeluarkan bunyi ?

Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang tersebut disebut persendian (artikulasi). Sedangkan yang dimaksud dengan ‘mengkretek’ sendi adalah menggerakkan sendi tulang hingga menghasilkan bunyi ‘kretek’. Sendi tulang yang biasa kita ‘kretek’, diantaranya yaitu tulang-tulang jari, leher, tulang belakang, dan sebagainya. Ada penjelasan ilmiah sederhana untuk fenomena tersebut.

Bunyi ‘kretek’ yang timbul saat menekuk jari yang pegal ternyata terjadi karena pecahnya gelembung-gelembung kecil dalam sendi. Tubuh kita terdiri dari banyak sendi, termasuk juga di jari-jari kita. Dalam sendir tersebut terdapat cairan yang disebut denagn cairan sinovial. Cairan ini berperan untuk melumasi atau membuat agar sendi-sendi kita licin dan tidak kaku saat bersentuhan.

Didalam cairan tersebut, terdapat gelembung-gelembung gas kecil. Gelembung ini seperti gelembung saat kita menuangkan minuman besoda. Pada saat kita menekuk jari, gelembung-gelembung tersebut akan pecah sehingga gasnya keluar.

Pecahnya gelembung tersebutlah yang menimbulkan suara, seperti suara balon yang meletus. Gas yang berada dalam gelembung tersebut akan keluar karena gelembungnya pecah. Gas tersebut keluar dari sendi kemudian mengisi rongga-rongga tulang.

Apakah kebiasaan ‘mengkretek’ jari-jari ini aman dilakukan ?

Secara teknis, sebenarnya meregangkan otot hingga mengeluarkan suara bukanlah termasuk hal yang berbahaya. Namun, jika hal tersebut dilakukan secara berlebihan, maka hal ini bisa jadi berbahaya.

Untuk membuktikan bahwa membunyikan sendi-sendi jari tidak berbahaya, mak seorang pria asal California, Donald Unger, melakukan suatu percobaan pada dirinya sendiri.

Ia membunyikan jari ditangan kirinya sedikitnya 2 kali sehari, tapi tidak pernah membunyikan jari tangan kanannya. Ini dilakukan agar ia bisa membandingkan hasil pada kedua tangannya tersebut. Sampai akhirnya setelah 60 tahun ia membuktikan bahwa ia tidak mengalami arthritis.

“Saya melihat jari saya dan tidak ada tanda sedikitpun akan arthritis di tangan,” tutur Donald saat mempublikasikan temuannya dalam jurnal Arthritis and Rheumatism.

Sejauh ini penelitian yang menemukan hubungan antara membunyikan jari dan arthritis belum ada, tetapi kebiasaan seperti ini juga belum tentu bagus. Penelitian lain mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bekaitan dengan kerusakan ligamen dan jaringan lunak.

 

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*