Mengenal Terapi Intervensi untuk Bantu Atasi Nyeri Sendi

Mengenal Terapi Intervensi untuk Bantu Atasi Nyeri Sendi,- Nyeri sendi merupakan salah satu keluhan yang cukup banyak dialami. Nyeri sendi dapat membuat penderita merasa tidak nyaman dan dapat menggangu aktivitas sehari-hari. Untuk membantu mengatasi nyeri sendi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dengan melakukan terapi intervensi.

Berikut ini merupakan beberapa jenis terapi intervensi untuk bantu atasi nyeri sendi menurut penjelasan dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, Ahli Nyeri dari Klinik Onta Merah Pain and Spine Center, Jakarta :

Radio Frequensi Ablasi

Radio Frequensi Ablasi (RFA) merupakan salah satu terapi intervensi yang baru-baru ini popular untuk menghilangkannyer sendi. Dr Mahdian menjelaskan bahwa target utama dari terapi ini adalah saraf genicular. Menggunakan aliran listrik sebesar 500 khz, jaringan saraf dibaalkan dari panas yang dihasilkan alat, dengan bantuan teknologi pencitraan C-arm dan zat kontras. Sebelum RFA, pasien akan mendapatkan suntikan anestesi lokal menggunakan lidocain atau bupivacaine pada superior lateral, superior medial dan interior medial. Tindakna dianggap berhasil jika mampu mengurangi nyeri yang dialami pasien sebelumnya sebesar 50%.

Indikasi dilakukannya genicular nerve block, dengan RFA adalah pasien nyeri sendi yang enggan melakukan tindakan operasi, atau pasien dengan nyeri sendi kronis yang gagal dengan terapi konvensional. Beberapa komplikasi mungkin akan timbul dari tindakan RFA, diantaranya seperti infeksi pada lokasi terapi. Namun, hal ini bisa dihindari jika dilakukan oleh dokter yang kompeten dan juga tindakan antiseptik yang baik.

Kejadian parastesia serta pembengkakan pada lokasi terapi setelah RFA jarang sekali terjadi, walaupun demikian beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan kejadian ini. Selain tindakannya minimally invansive, namun terapi ini aman dan efektif dalam membantu menghilangkan nyeri sendi. Terapi ini cocok dilakukan oleh para jemaah haji dan umroh yang memiliki masalah nyeri pada persendian. Dan manfaatnya akan langsung terlihat setelah terapi dilakukan.

Platelet Rich Plasma

Platelet Rich Plasma atau yanglebih dikenal sebagai PRP juga dapat digunakan untuk mengatasi kerusakan sendi dan jaringan sekitar seperti osteoarthritis. PRP didapat dari sampel darah pasien. Melalui proses pemurnia, hingga didapatkan plasma darah yang kaya akan platelet.

Sama halnya dengan sel darah merah dan putih, platelet merupakan komponen normal dalam darah. Platelet dan substansi faktor pertumbuhan inilah yang kemudian digunakan sebagai terapi untuk memperbaiki kerusakan jaringan sendi.

Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa PRP mampu menghambat proses inflamasi, dan menghambat progresifitas osteoarthritis. PRP juga mampu menstimulasi pembentukan tulang rawan sendi, dan juga meningkatkan produksi cairan sendi. Namun, sayangnya, untuk mendapatkan manfaat dari PRP ini paling tidak diperlukan waktu selama 2-3 bulan.

Terapi seperti RFA dan PRP sangat dianjurkan pada mereka calon jemaah haji atau umroh yang memiliki keluhan nyeri sendi, baik karena osteoarthritis, trauma, atau sebab lainnya. Efektivitas terapi ini dalam menghilangkan nyeri sendi tidak diragukan lagi, sehingga mampu memberikan kenyamanan pada para jemaah haji dan umroh saat berada di tanah suci.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*