Mengetahui Penyebab Nyeri Sendi pada Usia Muda

Mengetahui Penyebab Nyeri Sendi pada Usia Muda,- Nyeri sendi merupakan rasa sakit yang timbul pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang dan menyebabkan pergerakan serta kualitas hidup penderitanya menjadi terganggu. Tingkat keparahan rasa sakitnya bervariasi, mulai dari ringan, menengah, hingga parah.

Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokkan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan nyeri pada beberapa sendi. Pada kasus nyeri sendi di salah satu sendi, sendi lutut merupakan organ yang paling sering mengalaminya.

Biasanya nyeri sendi sering dihubungkan dengan penyakit yang menyerang lanjut usia. Namun, pada saat ini, tidak sedikit pula mereka yang masih berusia muda juga merasanya nyeri sendi. Dari beberapa penyakit nyeri sendi yang dialami oleh usia muda, penyebab nyeri sendi pada usia muda yang paling sering ditemukan adalah reumatoid artritis.

Tidak hanya sekerdar usia muda, reumatoid artritis juga kebanyakan menyerang wanita usia muda yang masih produktif. Namun, angka kasus penyakit ini memang tidak sefantastis osteorathritis atau penyakit rematik yang biasa diderita oleh lansia, yaitu sekitar 1% diseluruh dunia.

Reumatoid artritis sendiri merupakan penyakit autoimun. Artinya, sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dengan menyerang kuman penyebab penyakit justru berbalik menyerang dan merusak sel tubuh sendiri. Dalam hal ini, serangan autoimun ini sendiri menyerang sendi.

Nyeri dan kaku yang timbul seringkali dikeluhkan sangat berat, sehingga hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka tak heran jika nyeri sendi ini disebut-sebutn dapat berisiko mengganggu produktivitas mereka yang berusia muda.

Jika kondisi nyeri sendi semakin memburuk, maka dapat terjadi perubahan bentuk yang tidak dapat disemhuhkan lagi pada bagian tubuh yang terkena. Selain itu, juga dapat timbul gejala di luar sendi, seperti kelainan pada jantung dan paru.

Sampai saat ini, sebenarnya belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menangani penyakit ini. Namun, beberapa pengobatan dapat membantu memperlambat dan mengontrol penyakit reumatoid artritis agar tidak bertambah parah. Jika kondisi ini tidak terhindarkan, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*