Posisi Tidur Ini Bantu Atasi Pegal dan Sakit di Leher

Akibat aktivitas harian yang padat, tidak sedikit orang yang mengeluh mengalami pegal dan sakit di leher, badan, dan berbagai keluhan lainnya. Namun, apakah Anda tahu bahwa dengan memeprbaiki posisi tidur, keluhan tersebut bisa diatasi dengan cepat ?

Dengan begitu, untuk mengatasi hal tersebut Anda tidak perlu mengonsumsi obat pegal linu atau berkunjung ke dokter. Berikut ini posisi tidur yang bantu atasi pegal dan sakit di leher yang perlu Anda ketahui :

Sakit punggung

Sakit punggung bisa diatasi dengan cara memperbaiki posisi tidur Anda dengan tulang belakang dapat lurus sesuai dengan bentuknya. Caranya, yaitu dengan posisi tubuh terlentang dan menempatkan bantal di bawah lutut. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengembalikan bentuk tulang belakang secara alami dan mengurangi ketegangan pada tendon.

Selain itu, Anda juga bisa menempatkan gulungan handuk kecil pada daerah bawah tulang punggung sebagai pendukung tambahan. Namun, jika Anda sulit tidur dengan posisi terlentang dan lebih suka tidur dengan posisi miring, maka Anda bisa mengambil posisi seperti janin ketika dalam kandungan. Caranya, tarik lutut ke dekat dada dan pastikan bahwa tulang punggung melengkung. Kemudian, taruh bantal diantara dua lutut. Posisi ini akan membantu mengurangi rasa sakit pada punggung.

Sakit pada salah satu bahu

Memiliki masalah sakit pada bahu ketika bangun tidur memang tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya hindari tidur dengan posisi miring sebelah. Terutama tidur pada posisi yang dapat menindih lambung. Posisi terbaik yang dapat mengurangi keluhan sakit pada bahu yaitu dengan tidur dalam posisi terlentang.

Caranya, letakkan bantal tipis (bantal ortopedi) di bawah kepala. Kemudian, taruh bantal tipis lainnya dan letakkan di atasi perut sambil memeluk bantal tersebut. Hal ini akan membuat bahu berada pada posisi yang benar dan stabil.

Kram kaki mendadak

Anda tentunya pernah mengalami kram kaki mendadak ketika sedang tidur. Hal ini ternyata disebabkan oleh beberapa penyakit yang ada dalam tubuh, seperti kerusakan saraf. Cara terbaik yang bisa dilakukan jika mengalami kram kaki adalah dengan meregangkan otot betis.

Sering terbangun di malam harian

Jika Anda sering terbangun di malam hari, cara termudah untuk dilakukan agar bisa kembali tidur yaitu dengan berhenti menggunakan gadget sebelum tidur. Gadget dapat mengganggu siklus tidur Anda. Kemudia, Anda juag harus mengecek temperatur pada kamar. Pasalnya, suhu ideal untuk bisa terlelap tdiur adalah 20-22 derajat celcius.

Mendengkur

Sebaiknya hindari tidur dalam posisi terlentang jika Anda termasuk salah satu yang sering mendengkur. Dalam posisi ini, jaringan tenggorokan dan lidah berada dalam satu tempat yang menyebabkan jalan napas semakin sempit.

Anda juga harus memilih bantal yang tepat, karena bantal yang terlalu lembut dapat membuat kepala miring ke belakang sehingga akan meningkatkan potensi untuk mendengkur. Sebaiknya gunakan bantal tambahan atau tingkatkan kepala Anda saat tidur. Hal ini bertujuan untuk mencegah lidah Anda jatuh ke atas tenggorokan. Anda juga bisa mensiasatinya dengan tidur dalam posisi miring.

Agar bisa tidur bagi yang insomnia

Keluhan lain yang sering dirasakan yaitu insomnia atau gangguan sulit tidur. Untuk mengatasinya, Anda bisa memulai dengan menghindari peralatan elektronik sebelum tidur. Pasalnya, cahaya yang keluar dari alat elektronik bosa memengaruhi siklus tidur. Lebih baik lakukan kegiatan seperti membaca buku atau novel.

Selain itu, hindari mengonsumsi kopi atau makanan yang mengandung kafein sebelum tidur, setidaknya 6 jam sebelum tidur. Anda juga disarankan untuk melakukan pemanasan atau olahraga ringan setiap pagi dan sore. Hal ini akan membantu untuk memilihkan siklus tubuh, melancarakn sirkulasi darah, dan membantu tidur lebih cepat.

Tidak bisa bangun meskipun ada alarm

Setiap orang pasti mengalami hal ini, yaitu tidak bisa bangun meskipun alarm sudah berbunyi. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Untuk menagtasi hal ini caranya sangat mudah, yaitu dengan men-set alarm untuk waktu yang sama setiap harinya. Hal ini akan membantu tubuh terbiasa merespon untuk bangun pada jam yang sudah ditentukan.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*