Sering Pegal, Bisa Jadi Anda Kekurangan Vitamin B

Pegal-pegal merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh hampir semua orang. Terlebih lagi jika baru saja melakukan aktivitas yang melebihi dari batas kewajaran. Secara medis, rasa nyeri dijelaskan sebagai suatu gejala subjektif yang komoleks, berupa pengalaman emosional yang tidak menyenangkan dan pengalaman sensoris yang terjadi karena adanya rangsangan di ujung-ujung saraf yang sangat peka pada jaringan tubuh.

sering-pegal-bisa-jadi-anda-kekurangan-vitamin-b

Ketika Anda merasa tubuh sering pegal, bisa jadi Anda kekurangan vitamin B. Mungkin banyak yang bertanya apa hubungan pegal dengan vitamin B. Kami yakin pasti banyak yang telah mengetahui jika vitamin B merupakan salah satu jenis vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk tetap sehat.

Pada dasarnya, vitamin B bekerja di sistem saraf, termasuk aktivitas otot yang dipengaruhi oleh fungsi saraf. Ketikan kekurangan vitamin B, tubuh akan memberikan tanda-tanda, salah satunya adalah pegal pada tangan atau kaki. Namun, perlu diingat, pegal ini tidak selalu disebabkan oleh kekurangan vitamin B. Olahraga yang berlebihan juga bisa membuat seseorang mengalami pegal. Ini bisa terjadi karena penimbunan asam laktat pada otot.

Baca Juga : Obat penghilang Pegal Linu Di Tulang Belakang

Lalu, bagaimana cara membedakan pegal yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B dengan pegal yang disebabkan oleh hal lainnya ?

Pegal yang disebabakn oleh kekurangan vitamin B biasanya disertai dengan gangguan pada saluran pencernaan dan tubuh yang terasa lemas. Keluhan lain yang mungkin dirasakan adalah rasa kebas atau kesemutan pada bagian lengan dan kaki. Jika keluhan pegal ini tidak ditangani secara serius, maka gangguan yang lebih berat bisa saja timbul.

Kecacatan permanen akibat rusaknya sistem saraf bisa terjadi. Hal ini disebabkan karena vitamin B dapat berdampak secara langsung pada sistem saraf. Untuk mengetahui apakah Anda kekurangan vitamin B, bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan darah secara rutin.

Selain itu, cukupi kebutuhan vitamin B dengan mengonsumsi daging sapi, kambung, ayam, telur, dan tuna. Makanan pokok seperti gandum juga memiliki kandungan vitamin B yang cukup banyak.

Selain memperhatikan asupan makanan yang baik, aktivitas fisik juga diperlukan untuk menjaga agar otot dan saraf tetap sehat. Olahraga rutin membuat sirkulasi darah terjaga dengan baik. Hal ini akan berpengaruh pada distribusi vitamin dan mineral pada seluruh bagian tubuh, termasuk saraf dan otot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*